Setiap bisnis memiliki tujuan untuk melakukan penjualan, baik yang secara langsung kepada konsumen BTC (business to consumer) ataupun yang berbasis B2B (business to business).
Dalam proses penjualan ini ada tiga tahapan penting, yaitu pre sales, sales dan after sales yang harus diketahui oleh pelaku bisnis.
Bisnis yang sukses tidak hanya berfokus pada proses closing saja, tetapi juga memastikan bahwa setiap tahapannya berjalan dengan baik.
Artikel ini akan membahas tuntas tentang pre sales dan perbedaannya dengan tahap lainnya, dan cara efektif untuk melakukannya.
Penjelasan Apa itu Pre Sales
Pre sales adalah tahapan awal sebelum terjadinya penjualan produk atau layanan.
Tahapan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang produk atau layanan kepada calon pelanggan.
Dalam proses ini tim pre sales bertugas untuk memahami kebutuhan calon pelanggan, memberikan solusi yang tepat, dan memastikan bahwa produk dan layanan yang ditawarkan benar-benar relevan.
Biasanya proses ini melibatkan komunikasi dan interaksi secara langsung untuk membangun kepercayaan calon pelanggan terhadap produk atau layanan sehingga dapat mempercepat proses penjualan.
Mengapa Tahap Pre Sales Penting dalam Bisnis
Pre sales merupakan strategi penting yang perlu dilakukan sebelum proses penjualan dilakukan.
Tahapan ini memastikan bahwa calon pelanggan telah mendapatkan informasi yang cukup, solusi yang tepat, dan yakin terhadap produk atau layanan yang ditawarkan.
Ketika tahap ini dijalankan dengan baik, proses penjualan menjadi lebih efisien dan memiliki peluang keberhasilan yang lebih tinggi.
Sebaliknya, tanpa pre sales yang optimal, tim sales bisa kesulitan menghadapi prospek yang belum siap, kurang memahami produk, atau bahkan tidak sesuai target pasar.
Melalui pre sales, bisnis dapat menyaring calon pelanggan potensial, memberikan edukasi produk secara mendalam, serta meningkatkan efektivitas penjualan.
Perbedaan Pre Sales, Sales dan After Sales
Pre sales, sales dan after sales merupakan tiga rangkaian penting dalam dalam proses penjualan bisnis. Ketiga rangkaian ini memiliki tujuan dan fokus yang berbeda-beda dalam siklus penjualan.
-
Pre sales
Tahapan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang produk atau layanan dan membangun kepercayaan calon pelanggan.
Pada proses ini biasanya tim pre sales melakukan riset pasar, mengkualifikasi leads, follow up, dan memberikan solusi yang relevan kepada calon pelanggan.
Sehingga, calon pelanggan bisa tereduksi dengan baik dan siap melakukan pembelian.
-
Sales
Merupakan tahapan inti dari proses penjualan yang bertujuan untuk menutup transaksi dan mengubah prospek menjadi pelanggan.
Biasanya pada tahapan ini tim sales melakukan negosiasi harga, penyelesaian kontrak, dan memastikan proses pembelian berjalan dengan lancar.
-
After sales
Dilakukan setelah transaksi berhasil, proses ini merupakan tahapan akhir dari rangkaian penjualan.
Pada tahap ini, bisnis berfokus pada pemeliharaan hubungan dengan pelanggan, memberikan dukungan, serta memastikan bahwa produk dan layanan sesuai dengan harapan pelanggan.
Hal ini penting untuk menjaga kepuasan pelanggan dan meningkatkan retensi pembelian.
Ketiga tahap penjualan bisnis ini dilakukan secara berurutan dan saling mendukung satu sama lain untuk meningkatkan penjualan bisnis.
Cara Efektif Menjalankan Kegiatan Pre Sales
Agar proses pre sales berjalan optimal dan memberikan hasil maksimal bagi bisnis, dibutuhkan strategi dan kolaborasi yang baik antar tim. Berikut beberapa cara efektif untuk menjalankannya:
-
Pahami produk dan kebutuhan pasar
Langkah pertama dalam proses pre sales adalah memahami secara mendalam produk atau layanan yang ditawarkan serta kebutuhan pasar, agar tim presales dapat menyesuaikan strategi komunikasi dengan lebih relevan.
-
Kualifikasi lead
Kelompokkan leads berdasarkan kategori penilaian seperti cold, warm, dan hot untuk efisiensi waktu dan sumber daya.
-
Bangun komunikasi dengan baik
Jalin komunikasi yang baik dan profesional dengan prospek pelanggan, bahkan jika mereka belum memutuskan untuk melakukan pembelian.
-
Lakukan evaluasi berkala
Hasil evaluasi ini akan menjadi dasar perbaikan agar strategi pre sales di masa mendatang lebih efisien.
-
Gunakan tools pendukung
Proses pre sales dapat berjalan lebih efisien dengan bantuan berbagai tools pendukung seperti CRM (Customer Relationship Management), software analisis data, atau automation tools.
Yappertree CRM Solusi untuk Tahapan Pre Sales yang Lebih Efektif
Yappertree adalah aplikasi leads dan chat management system untuk membantu Anda dalam meningkatkan layanan pelanggan.
Dengan sistem yang baik, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi penjualan, memahami pelanggan dengan lebih baik, dan mengoptimalkan strategi pemasaran.
Selain itu, plikasi Yappertree dapat melacak leads yang berasal dari Google Ads atau Meta Ads.
Dengan menggunakan aplikasi Yappertree, Anda dapat menganalisis data leads dan membantu bisnis dalam memaksimalkan konversi untuk mencapai keberhasilan jangka panjang.
Yuk, cari tahu informasi selengkapnya dan manfaat lainnya dari aplikasi Yappertree di sini.
